BERITA

Pemeriantah Kabupaten Labuhanbatu Selatan Gelar Sosialisasi Pemberian Dana Hibah Dan Bansos yang bersumber dari APBD Pemerintah

Rabu, 12 April 2017

Tujuan pemberian dana hibah adalah agar bisa memperbaiki atau memberdayakan organisasi, Lembaga lembaga kemasyarakatan serta partai politik maupun bantuan kepada mahasiswa mahasiswi berprestasi kurang mampu namun, bagi penerima bansos dan hibah haruslah penggunaannya mempedomani aturan aturan yang berlaku.

Demikian disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu Selatan Zulkifli, SIP, MM saat memberikan sambutannya pada pembukaan kegiatan Sosialisasi Dana Hibah Dan Bansos yang bersumber dari APBD Pemerintah, bertempat di Aula Pertemuan Kantor Bupati Labuhanbatu Selatan Sosopan, Rabu (12/04/2017).

Dikatakan Sekda, "Semua stake holder yang mengajukan permohonan bantuan hibah dan Bansos harus memahami dengan benar pengelolaan bantuan dengan tepat dan benar," kata Sekda .

Melalui sosialisasi ini diharapkan para peserta termotivasi untuk melakukan transformasi pengetahuan, agar mampu menggunakan dana yang ada secara efektif dan efisien, sesuai peraturan perundang-undangan.

Sekda juga berharap, agar perencanaan dan pelaksanaan pemberian hibah dan bantuan sosial tepat sasaran. “ kami harap hibah dan bansos ini betul betul digunakan dengan baik”, harapnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Sosial Setda Labuhanbatu Selatan, Ali Bosar Hsb, S.Ag mengatakan, dasar hukum dari kegiatan sosialisasi Dana Hibah dan Bansos ini yakni, peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 14 tahun 2016, tentang perubahan kedua atas peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia nomor 32 tahun 2011, tentang Pedoman pemberian hibah dan bantuan sosial yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 tahun 2011 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah.

“Bagian Kesos bertugas melakukan sosialisasi, untuk pengajuan hibah dan bansos,” jelas Ali Bosar Hasibuan, S,Ag dalam sambutannya.

Sedangkan tujuan dari kegiatan sosialisasi ini, Ali Bosar Hasibuan, S.Ag, mengatakan, “Aturan yang disampaikan dalam sosialisasi ini sebagai pedoman pemberian hibah dan bantuan sosial agar tidak terjadi kesalahan di dalam pemberian dana hibah dan bansos guna mengantisipasi lebih lanjut penyimpangan penggunaan APBD yang bisa berakibat temuan penyimpangan Penggunaan dana,” tutupnya.

Sementara persyaratan untuk bisa mendapatkan hibah dan bantuan, yakni pihak Lembaga lembaga Kemasyarakatan, lembaga atau badan tersebut harus sudah berbadan hukum, Surat Keterangan Terdaftar (SKT) dari instansi terkait, sedangkan pelajar yang berhak atas bantuan syarat utamanya adalah pelajar kurang mampu berprestasi dan itu dibuktikan adanya Surat Keterangan dan pihak terkait.

Peserta sosialisasi tersebut berjumlah 80 an orang yang berasal dari unsur lembaga kemasyarakatan, partai politik, pelajar. Narasumber Sosialisasi tersebut yakni Edy Budianto yang merupakan Kasi Intelijen, SH, dan Kasi Pidsus Bondan Subrata, SH Dari Kejaksaan Negeri Labuhanbatu Selatan, hadir juga Staf Ahli Bupati dan Kepala Badan Perencana Daerah Labuhanbatu Selatan.